Follow @AfrizzalN

Popular Post

Contoh teks drama 8 pemain

By : Afrizal

Contoh Naskah Drama 8 Orang


Drama merupakan suatu cerita yang dimainkan oleh beberapa orang untuk memberikan gambaran cerita tertentu. Drama memang bisa bersifat serius maupun komedi, tergantung pada tujuan awal penulisan drama tersebut. Membuat contoh naskah drama 8 orang adalah salah satu contoh yang dapat kita buat. Sebuah drama memang bisa dikatakan hal yang gampang namun juga susah. Sebab sebuah cerita intinya memiliki sebuah ide, yang akhirnya bisa dituangkan dalam susunan kalimat menjadi sebuah cerita yang utuh.

Mengungkapkan ide ke dalam contoh naskah drama 8 orang pun harus bisa dipahami secara umum. Agar pembaca yang meskipun orang awam bisa paham dengan jalannya cerita, dan memahami pesan yang ingin disampaikan dalam drama tersebut. Meskipun membutuhkan kreatifitas dan pemahaman mendalam untuk mampu mengungkapkannya dengan baik dan runtut. Semua bisa melakukannya, bahkan bisa sukses dan bisa menghasilkan drama yang menarik.

Baca juga: contoh skrip drama, contoh naskah drama pendek, contoh naskah drama persahabatan

Contoh drama ini mengisahkan tentang perjuangan seorang gadis remaja untuk bisa menemukan jati dirinya. Berisi mengenai kejadian perjuangannya untuk bisa leluasa mengenakan jilbab sebagai wujud nyata menjadi seorang muslimah. Berikut alur skenarionya:

Skenario Drama:

1. Tema Drama: Nilai Agama

2. Ritma Cerita Drama:

I. Eksposisi
     
        Idha
        Azi
        Martin
        Sophia
        Wahyu
        Ikhsan
        Immah
        Panca

II. Permasalahan

Keinginan Idha untuk menggunakan jilbab, meskipun belum bisa mengaji Al-Quran dengan benar.

III. Komplikasi

Azi tidak menyukai keputusan Idha untuk berjilbab, karena dianggap belum pantas mengenakannya.

IV. Catatan 1

Azi mencoba mencari dukungan untuk menyisihkan Idha dari pergaulan mereka, karena dianggap berjilbab hanya untuk memberikan kesan sok alim semata.

V. Catatan 2

Martin dan Immah merasa keputusan Idha untuk berjilbab perlu didukung, dan didorong untuk terus belajar agama. Bukan dengan mengasingkannya.

VI. Kesimpulan

Idha tetap berjilbab dan memperbaiki cara mengaji Al-Qur’an dengan benar.

3. Karakter
a. Protagonis (Baik) : Idha
b. Antagonis (Jahat) : Azi
c. Tritagonis : Martin dan Immah
d. Figuran:
- Sophia
- Wahyu
- Ikhsan
- Panca
4. Latar
a. Tempat

Kost-kostan

b. Waktu

Pagi hari

Naskah Drama:

Suatu pagi di hari minggu, gerimis sedang turun dengan santainya. Tanpa kenal waktu, dari dini hari hingga ayam telah berkokok hingga kini saat seharusnya matahari terbit. Namun kalah oleh sapuan awan mendung yang gelap. Meskipun bukan minggu pagi yang cerah, dan membuat para penghuni indekost Al-Amin membenci dan larut dalam gumpalan selimut hangat. Tidak bagi Idha, gadis dari kampung kecil ini, sangat menyukai hujan.

Idha : Saya makhluk pecinta hujan...

Martin teman sekamarnya tahu bahwa Idha tengah duduk sendiri diantara dinginnya angin bercampur air hujan di teras, mencoba menemani.

Martin : Dingin Dha... nanti sakit, masuk aja! Hari minggu juga... malah enak buat tidur sepanjang hari!

Idha : Nanti saja, masih asyik liat hujan...

Martin hanya menggeleng, merasa heran apa nikmatnya melihat hujan dan udara yang dingin. Ia pun akhirnya duduk di samping Idha.

Idha : Aku sebenernya pingin pakai jilbab Mar...

Martin berpikir sejenak kemudian berujar beberapa patah kata.

Martin : Ya udah segera pakai, kamu udah pantas kok kalau berjilbab. Sholat lima waktu selalu ngerjain di awal. Sholat sama puasa sunnah pun kamu sering kan? Jadi mau nunggu apa lagi...?

Idha : Sepertinya aku belum pantas...

Martin : Kok bisa? Kalau aku memang masih ragu, maklum masih belum stabil emosinya...

Idha : Memangnya arus listrik...??

Martin : Udah ah... masuk dulu. Kalau mau pakai, pakai jilbabku dulu gak apa. Nanti usai gajian kamu beli sendiri...

Idha hanya bisa tersenyum dan memberikan jempolnya, tanda setuju dan terima kasih. Hujan belum reda, Idha masih diam sendiri nyaris melamun. Kemudian ia merasa ada suara yang berujar kepadanya.

Kalau nunggu kamu tartil Qur’an dulu baru jilbaban, kalau keburu mati gimana?

Idha pun seolah tersadar, ia akhirnya masuk ke kamar kostnya. Selang beberapa saat hujan akhirnya reda, meskipun matahari enggan untuk memberikan sinarnya menghangatkan bumi yang lembab. Azi teman sebelah kamar, mengetuk pintu kamar Idha.

Idha : Eh.. Azi, ada apa?

Azi : Lah, sejak kapan kamu pakai jilbab? Aku baru tahu...

Idha : Bismillah mulai hari ini!

Azi : Udah bisa ngaji belum?? Jilbab kan bukan topeng...

Idha hanya diam saja. Azi merasa tidak suka dengan Idha yang memutuskan berjilbab, padahal ia tahu betul Idha tidak bisa mengaji dengan baik. Merasa ini termasuk tindakan yang nyleneh dan menyalahi aturan! Ia datang ke kamar Sophia, yang ternyata di dalamnya sedang asyik berkumpul dengan Wahyu, Immah, dan Panca.

Azi : Tahu gak, masa si Idha sekarang pakai jilbab.

Immah : Oya? Alhamdulillah... hidayah datang ke teman kost kita.

Azi : Hidayah memang patut disyukuri, tapi Idha kan gak bisa ngaji. Ngaji gak bisa, udah pakai jilbab. Nanti kalau ada yang tanya masalah agama malah bisanya geleng-geleng. Itukan penipuan publik namanya!

Wahyu : Masa Idha udah mau 20 tahun belum bisa ngaji Zi?

Azi : Gak percaya, wong bulan lalu anaknya minta diajari sama aku kok!

Panca : Hebat berarti, udah berani pakai jilbab! Aku aja belum berani.

Azi : Hebat apanya, nanti kalau dia ngajari yang diluar syariat gimana? Kan malah bahaya!

Immah : Huss.. istighfar Zi, ada teman udah di jalan baik kok didoakan yang jelek..! Kamu yang udah dimintai tolong ngajari ngaji, berarti Idha kan mau belajar. Gak serta merta asal pakai jilbabnya...

Azi hanya diam saja, tidak ambil pusing dan pergi menuju kamar kostnya sendiri. Disusul oleh Panca, sedangkan Immah pergi ke kamar Idha.

Immah : Seneng aku lihat kamu pakai jilbab gini..

Idha : Iya mbak, doain bisa langgeng sama semakin nambah ilmunya. Mbak Immah ajari saya ngaji boleh?
Immah : Kita ketemu Mas Ikhsan aja, dia kan ngajar ngaji anak-anak sini.

Selang beberapa saat Ikhsan pun muncul, hendak meminta uang pembayaran kost bulanan anak-anak.

Immah : Wah mas... kebetulan, ini Idha mau belajar ngaji.

Ikhsan : Alhamdulillah... mau belajar kapan? Nanti bisa ikut ngaji ke masjid. Atau kalau malu nanti privat, saya tak ke sini.

Martin : Iya mas, sekalian saya juga mau belajar biar makin bagus ngajinya.

Idha : Terima kasih mas Ikhsan...

Demikianlah contoh naskah drama 8 orang yang memberikan kita pemahaman akan pentingnya saling mendukung. Untuk selalu menjadi manusia yang senantiasa berbenah, menjadi lebih baik. Semoga cerita ini memberikan inspirasi yang positif, dan bermanfaat bagi banyak orang. Anda yang ingin membuat sebuah drama bisa belajar dari contoh sederhana satu ini. Ke depan semoga anda bisa menjadi ahli pembuat drama!

Contoh Teks Drama 6&7 pemain

By : Afrizal
Skenario Drama (6)

1. Tema : Indahnya Persahabatan
2. Ritme Cerita Drama:
a) Eksposisi
        Tari
        Mega
        Joni
        Heru
        Liana
        Danang
b) Permasalahan

Tari tidak bisa mengerjakan semua tugas yang diberikan kakaknya, Liana.

c) Komplikasi

Danang mementingkan mencoba game baru dan membatalkan bantuannya kepada Tari.

d) Catatan 1

Heru memergoki Danang sedang asyik bermain game di Mall.

e) Catatan 2

Mega dan Heru mengingatkan Danang agar menepati janjinya kepada Tari dan membantu teman yang membutuhkan pertolongan.

f) Kesimpulan

Danang pergi ke rumah Tari untuk meminta maaf dan segera membatunya.

3. Karakter
a. Prontagonis (baik) : Heru dan Mega
b. Antagonis (jahat) : Danang
c. Tritagonis : Joni dan Tari
d. Figuran : Liana
4. Latar
a. Tempat : Rumah Tari dan Mall
b. Waktu : Siang Hari
c. Sosial :Danang membaca review mengenai game baru di rumahnya dan ingin
segera mencoba game tersebut.

Naskah Drama

Seisi Rumah Tari nampak sibuk. Seminggu lagi Liana, kakak Tari akan menikah. Tari sedang libur sekolah, ia sedang bersantai di sofa saat Liana menghampirinya.

Liana : Tari, kamu libur ya?

Tari : Iya, kak. Kenapa?

Liana : Tolongin kakak bisa, dong?

Tari : Tolongin apa, kak?

Liana : Kebetulan kurir yang biasa nolongin kakak lagi sakit. Kamu bisa nggak bantuin ambil souvernir di mall, anterin sisa pembayaran catering di Gading Resto, ambilkan baju untuk pagar ayu di Budhe Ayu dan cek kesiapan gedung pernikahan kakak?

Tari : Hah? Banyak banget, kak. Itu harus selesai dalam sehari?

Liana : Iya nih, Tar. Tolongin kakak ya, please?

Tari : Ya udah deh.

Tari sedang berpikir keras bagaimana ia dapat melakukan tugas yang diberikan kakaknya, sementara jarak dari keempat tersebut saling berjauhan. Bersamaan dengan itu, Mega dan Heru datang ke rumah Tari.

Mega : Tar, kita ke toko buku, yuk! Kata Heru lagi ada diskon besar-besaran, loh!

Heru : Iya, Tar. Kemarin kamu kan mau cari novel terbarunya Alberthiene Endah, kan?

Tari : Wah, teman-teman, kayaknya aku nggak bisa ikut kalian deh. Aku harus bantuin Kak Lianan untuk mempersiapkan pernikahannya. Nih, aku harus ke semua tempat ini.


Tari menunjukkan selembar kertas yang bertuliskan daftar permintaan tolong kakaknya.

Mega : Tar, kamu yakin bisa ke semua tempat ini? Semuanya kan saling berjauhan. Apa perlu kita bantu?

Heru : Bener tuh si Mega! Gimana kalo kita bantuin kamu? Aku telepon Danang dan Joni deh biar mereka juga bantuin kita.

Heru menelepon Danang terlebih dahulu.

Heru : Halo, Dan. Kamu bisa bantuin Tari nggak? Dia lagi bantuin persiapan nikahan kakaknya. Nah, kamu bisa kan tolong ambilkan souvernir di Mall. Dekat rumahmu kan?

Danang : Oke, bisa aja. Bentar lagi, ya. Ini masih repot.

Disisi lain, Danang sedang asyik membaca berita tentang tempat permainan baru di mall dekat rumahnya. Ia ingin segera mencoba game tersebut.

Danang : Kalo bantuin Tari berarti aku nggak bisa coba game baru. Tapi udah terlanjur bilang oke. Gimana ya? Ah, bohongin aja lah!

Danang mengirim pesan kepada Heru bahwa ia harus membantu ibunya dan tidak bisa membantu Tari.

Heru : Danang SMS, nih. Dia bilang mendadak harus bantu ibunya. Jadi kita bagi tugas berempat aja sama Joni. Aku sama Mega ke mall ambil souvernir, Joni ambil baju pagar ayu ke Budhe Ayu dan Tari ke Gading Resto dan cek kesiapan gedung, ya?

Tari : Wah, terima kasih teman-teman. Tanpa kalian aku pasti nggak bisa melakukan ini semua.

Mega : Sama-sama, Tar. Kita sebagai teman harus saling membantu dong! Persahabatan kita

kan sudah terjalin sejak sepuluh tahun lalu.
Heru dan Mega pergi ke mall untuk mengambil souvernir. Sesampainya di mall.

Mega : Her, coba kamu lihat anak yang pakai baju biru itu? Kok mirip Danang, ya?

Heru melihat kearah yang yang ditunjuk Mega. Seorang anak berbaju biru tampak asyik memainkan game di salah satu area permainan.

Heru : Loh, itu kan memang Danang. Yuk, kita samperin, Meg!

Mega dan Heru berjalan kearah Danang dan menepuk bahunya.

Heru : Hayo, katanya bantuin ibu? Kok malah mainan disini?

Mega : Iya parah kamu, Nang. Bisa main disini tapi bantuin Tari nggak mau. Dia kan sahabat kamu juga.

Danang memasang wajah kikuk dan menunduk bersalah.

Danang : Maaf deh, aku khilaf. Aku benar-benar ingin mencoba game ini, tetapi aku sudah terlanjur janji untuk membantu Tari. Akhirnya aku terpaksa bohong.

Mega : Kamu nggak tau betapa kerepotannya Tari, Nang.

Danang : Maaf....

Heru : Sudah, Nang. Jangan meminta maaf pada kami, tapi minta maaflah pada Tari. Mungkin dia sekarang masih di rumah, karena ketika hendak pergi, saudaranya dari luar kota datang dan ia harus menemuinya.

Danang : Aku ke rumah Tari sekarang, deh!

Mega : Eh, tunggu dulu! Bantuin kita bawa souvernir! Terus kita sama-sama ke rumah Tari.

Setelah selesai mengambil souvernir di mall. Danang, Heru dan Mega kembali ke rumah Tari dan

Joni sudah berada disana.

Tari : Loh, Danang? Katanya kamu bantu ibumu?

Joni : Lah iya, Nang? Kok cepet?

Heru : Alibinya dia aja, Tar. Aslinya asyik main game (Heru dan Mega tertawa)

Danang : Maaf ya, Tari. Tadi aku bohong sama kalian. Aku lebih mementingkan game dari pada bantu sahabatku sendiri.

Tari : Udah nggak apa-apa, Nang.

Danang : Ada yang bisa aku bantu, Tar?

Tari : Ada, dong! Cek kelengkapan gedung, bisa?

Danang : Bisa kok! Buat Tari apa sih yang nggak?!

Danang, Heru, Joni dan Mega tertawa.

Pada naskah drama diatas menceritakan tentang arti persahabatan dimana kita harus membantu sahabat yang membutuhkan bantuan. Dalam contoh naskah drama persahabatan diatas juga menggambar sifat manusia yang lebih mengutamakan kepentingan diri sendiri dibanding orang lain. Padahal, didalam persahabatan dibutuhkan rasa solidaritas untuk mempertahankan keutuhannya. Terlebih bila sudah berjanji, hendaknya ditepati.


Naskah Drama B.Indonesia (7)
Rika : Baik , Pendiem , Jago beladiri ( Mita )
Kara : Jail , Cuek , Tomboy ( Zahra )
Eca : Jutek , Jail ( Resa )
Amanda : Rajin , Baik ( Aulidia )
Mario : Jail , Asik  . ( Fahri )
Jony : Jahat ,  Jail , Pintar . ( Sony )
Roy : Baik , Rajin . ( Aji )
           
Suatu ketika 4 orang anak kampus yang jail & 1 orang anak yang baik dan rajin menjalin persahabatan . Saat itu ada anak baru di kampus mereka , mereka menganggap anak baru itu akan menjadi anak yang sombong di kampus mereka. Kemudian mereka membuat suatu rencana jail yang mereka anggap sebagai cara perkenalan dari mereka . Saat itu hanya Roy yang menemani Rika , karena ia msih belom mempunyai teman. Walaupun kejahatan & kejailan yang mereka lakukan terhadap Rika , tapi ia membalasnya dengan suatu perbuatan baik yang mulia . Kemudian semua anggapan mereka dilontarkan pada Rika adalah salah , ternyata ia adalah seseorang yang baik hati. Semua itu seketika berubah menjadi sebuah persahabatan .
“ Musuh Menjadi Sahabat “
Di suatu café di daerah Dago ada seorang laki-laki yang bernama Mario sedang menunggu teman-temannya .
Mario : “Yang lainnya mana sih , lama banget,, dari tadi gak dateng-dateng.” (Sambil duduk-duduk santai)
Tak lama kemudian Kara datang menghampiri Mario .
Kara : “Hey bro,, sorry ya telat datang nya macet di jalan .”
Mario : “Alah lo ngomongnya aja macet padahal kaga , Gue telpon lo kaga di angkat-angkat lagi!” ( Dengan wajah kesal )
Kara : “Ih,, Suer deh macet beneran jalannya . Biasa orang sibuk kayak gini.” ( Sambil menepuk bahu Mario )
Mario : “Alah,, sok-sok an loh.”
Kara : “Udahlah jangan marah-marah terus, tar muka lo jadi tambah jelek lagi kaya shaun the sheep , mending kita ngopi.“ ( Sambil becanda )
Kemudian mereka berdua memesan dua gelas kopi yang terkenal di caféz tersebut.
Mario : “Eh sebenernya gue gak ngajak lo doang Ra, Tapi ngajak temen-temen yang lainnya juga”
Tak lama kemudian datanglah Jony dengan teman-teman lainnya
Jony : “Hey bro,, udah lama yah nunggunya? Sory nunggu yang lain pulang kuliah” ( Sambil duduk)
Eca : “Wihh, rajin-rajin amat kalian berdua dateng duloan”
Mario : “Apaan orang gue duluan yang dateng si Kara mah baru ke sini-sini datengnya!’
Amanda : “Udah-udah ah mending kita bahas tentang pelajaran kuliah tadi.”
Kopi yang tadi di pesan pun datang .
Jony : “Eits,, ko Kopi nya cuman dua sih ?”
Mario : “Lagian kalian sih pada baru dateng”
Eca : “Eh eh .. Ngomong-ngomong ada anak baru loh di kelas gue”
Jony : “siapa ca ? kok gue gak tau sih?”
Eca : “kalo gak salah namanya Rika, anak kampung gitu lah,, gak usah ditanya-tanya jijik gue sama dia!”
Kara : “Ada kerjaan baru nih kayanya.”
Keesokan Harinya di Kampus tempat mereka kuliah. Di Kantin kampus mereka sedang mengobrol-ngobrol ringan
Rika : “Hai selamat pagi . Boleh kenalan ?” ( Sambil menyodorkan tangan, mengajak bersalaman)
Sapaan itu mereka acuhkan , tetapi hanya Amanda yang membalas sapaannya dan berkenalan.
Kara : “Ish” ( Dengan muka sinis )
Amanda : “Pagi juga ,, Kamu anak baru itu ya ?” ( Bersalaman dengan Rika )
Rika : “Iya ,,Emang ada apa ?”
Amanda : “Oh,, Enggak cuman nanya doing.”
Sementara itu Rika dan Amanda berbincang bincang membicarakan sedikit tentang kampus ini
Jony : “Gue punya ide gimana kalo kita kasih perkenalan ala kita.”
Mario : “Hahaha,, gue setuju dengan ide lo itu.”
( Kara & Eca serempak menjawab “SETUJU” )
Amanda pun datang setelah cukup lama berbincang-bincang dengan Rika
Eca : “Ngomongin apaan lo sama Rika ? Kaya yang udah akrab banget
Amanda : “Enggak , Cuman ngobrol-ngobrol aja.”
Mario : “Oh,, Kaya nya udah akrab ya .” ( Nada sinis )
Kara : “Rio,, Kayanya kelas kita mau mulai belajar deh , yok ah pergi.” ( Berdiri dari tempat duduknya)
Amanda : “Eh iya kayanya kelas kita juga ca, jon”
Mereka pun pergi ke kelas masing-masing . Sementara itu di kelas Jony
Eca : “Jon kebetulan banget nih si anak baru itu duduknya deket kita.”
Jony : “Iya , mau kita apain dulu nih ?”
Amanda : “Ih,, kasian gimana kalau itu bisa jadi masalah buat kita."
Eca : “Terserah lo aja jon.”
Saat jony mengikat tas nya Rika ke bangku nya sendiri disitu lah di lihat oleh Roy
Roy : “Ngapain lo jon ? Wah wah lo jangan jangan mau ngejailin si Rika ya ?”
Jony : “Apaan sih lo , ikut-ikutan aja , kalo gak tau gak usah sok tau.” ( Ngebela Rika )
Roy : “Emang lo ngejailin si Rika kan , gue bisa bilangin lo ke dosen seKarang juga.” ( Mengancam Roy )
Jony : “Emang lo siapanya dia sok sok jadi pahlawan.”
Roy : “Dih, dih gue cuman kasian dia masih baru disini.”
Jony pun melepas kembali tali yang sempat mengikat tas dan bangku nya Rika tadi.
Setelah jam pelajaran abis mereka kembali berkumpul untuk merencanakan sesuatu pada Rika.
Eca : “Gue punya ide , gue liat tadi dia ada di perpus . Gimana kalo kita kasih sesuatu di lantai depan perpus biar licin , nah pas Rika keluar dari Ruang Perpus dia pasti jatoh .”
Kara : “Haha,, ide lo bagus ca , gimana nih kalian setuju gak ?”
Mario : “Setuju aja sih , tapi yakin ini gak bakal nyampe bikin dia celaka.”
Jony : “Gak mungkin lah , ini cuman buat dia gak jadi anak baru yang songong.”
Amanda : “Gue gak ikutan ah takut kena masalah.”
Depan Ruang Perpus mereka sedang menyiapkan rencana yang tadi di rundingkan. Saat Rika keloar dari Perpustakaan benar saja dia jatuh terpeleset.
Rika : “Aduh ,,, siapa sih yang kayak gini. ”
Dari kejauhan Roy melihat Rika yang sedang jatuh tersungkur dilantai , Lalo ia berlari membantu Rika
Roy : “Rik , Lo gak apa-apa ?”
Rika : “Nggak ko cuman pinggang agak sakit aja.” ( Menunjukkan kesakitannya )
Roy : “Ya udah , mending kita ke poliklinik aja biar pinggang lo agak mendingan.”
Rika : “Makasih , gak usah repot repot lagian aku udah mau pulang.”
Roy : “Bener nih gak usah ?, kayanya gue tau deh yang ngejailin lo nyampe jatoh gini.”
Rika : “Hah siapa ?”
Roy : “Tadi pas di kelas gue liat si Jony & The gank gitu baru pergi dari Ruang perpus , gue pikir sih kayanya mereka yang ngejailin lo Rik!”
Rika : “Masa iyah ?, Ah gak boleh nething gitu , mungkin aja mereka juga baru dari Ruang Perpus.”
Roy : “Ya udah lah terserah , gue mau ngasih tau mereka itu memang jail anak-anak nya .”
Rika : “Oke makasih lain kali aku akan hati-hati jika ada mereka.”
Kemudian mereka pulang kerumah nya masing-masing sementara itu Jony & The Gank malah tertawa dan merasa senang karena rencana yang mereka lakukan berhasil .
Jony : “Haha,, Gue liat tadi si Rika jatoh , rencana kita berhasil.”
Mario : “Bener bener gue juga tadi liat , kaya nya udah cukup itu jadi perkenalan dari kita.”
Amanda : “Kasian gue gak tega ngeliat si Rika kesakitan kaya gitu.”
Mario : “Yok ah balik udah sore nih.” ( Mengajak yang lain )
Kemudian mereka pulang , tetapi rumah mereka tidak searah Jony & Mario pulang bareng , sedangkan Kara , Eca , & Amanda pulang searah. Pada saat di jalan ke tiga cewek itu bertemu dengan para preman , Rika melihat mereka sedang di palak oleh para preman kemudian di segera berlari menolong ke tiga cewek itu.
Amanda : Tolong , tolong ,,, ada preman.” ( Dengan ketakutan )
Kara : “Gimana nih preman itu kayanya mau malak kita.”
Dari kejuhan Rika melihat mereka ,Rika pun datang dan segera menolong mereka , karena Rika mempunyai sedikit pengalaman bela diri.
Rika : “Jangan ganggu mereka , mereka itu teman-teman aku.”
Para preman itu pun pergi meninggalkan mereka .
Amanda : “Makasih ya,Rik , Kalau ga ada lo mungkin kita udah terpalak sama para preman-preman itu.”
Rika : “Sama-sama , kebetulan aja tadi aku juga lewat jalan sini.”
Amanda : “ohh.. tapi kayaknya bukan kebetulan dehh ( dengan nada lucu )
Eca : “Rik , gue minta maaf sebenernya yang ngejailin lo di depan Ruang Perpus itu kita.”
Rika : “Iya gak apa-apa , aku udah maafin kalian ko.”
Kara : “Iya Rik , gue juga minta maaf , karena gue udah jahat banget sama lo”
Rika : “Udah ih ,, gak apa apa kalian udah aku maafin ko.”
Keesokan harinya di kampus Amanda , Kara & Eca menceritakan semua kejadian kemaren pada Jony & Mario .
Kara : “Ehh.. semua tau gak kemaren..
Amanda : “Iya kemaren kita hampir aja diapalak sama para preman,”
Mario : “Terus ,, kalian gak kenapa-kenapa kan ?”
Eca : “Enggak , untung aja ada Rika nolongin kita.”
Jony : “Loh kok bisa ? , emang si Rika lagi ngapain disitu ?”
Kara : “Rika ternyata rumah nya searah sama kita , pas di jalan dia kebetulan ngeliat kita lagi di cegat para preman , Untungnya dia punya sedikit ilmu beladiri.”
Amanda : “Iya jon , Rio . Kayanya kalian juga harus minta maaf deh sama Rika , Soalnya dia itu baik gak kaya yang kalian kira.”
Mario : “Ya udah Jon , Sekarang aja kita minta maaf ke Rika, Mungpung dia masih di perpus , biasanya kan dia jam segini ada di perpus sama si Roy.”
Jony : “Ya udah yuk,,.”
Mereka pun segera ke pergi Ruang Perpustakaan untuk meminta maaf pada Rika ,atas semua perbuatan yang mereka lakukan terhadapnya.
Di Perpustakaan, Roy & Rika sedang membicarakan tentang hobi membaca buku nya masing-masing.
Roy : “Rik , lo paling suka baca buku apaan di sini ?”
Rika : “Paling baca-baca buku tentang sejarah sejarah gitu lah , kamu sendiri sering baca buku apa kalo disini ?”
Roy : “Gue sih disini paling baca buku hukum-hukum gitu.”
Jony & Mario tiba di Perpustakaan dan langsung menemui Rika untuk meminta maaf atas segala yang di perbuat mereka pada Rika.
Roy : “Ngapain lo Jon disini, mau baca buku juga ?”
Jony : “Dih,, ngapain juga baca buku males banget ye gak rio.”
Mario : “Iye ,, lagian kita disini mau minta maaf sama Rika, Rik kita minta maaf sama lo.”
Rika : “Aku udah maafin kalian ko.”
Jony : “Makasih udah maafin kita , gue udah salah nganggep lo yang nggak nggak.”
Rika : “Iya gak apa-apa.”
Setelah beberapa lama Amanda , Kara , & Eca datang ke Perpustakaan .
Eca : “Udah lo Rio , Jon minta maaf nya.”
Jony :”Udah minta maaf ko.”
Amanda :”Ohh bagus dong”
Kara : “Gimana kalau kita bersahabat aja sebagai permintaan maaf dari kita.”
Akhirnya permusuhan itu berujung jadi persahabatan . Adakalanya Perbuatan buruk akan dibalas dengan Perbuatan baik .
TAMAT
 

Ciri ciri makhluk hidup

By : Afrizal

Ciri Makhluk Hidup

  Ciri Makhluk Hidup
 
 
Ciri Makhluk Hidup. Di sekitar kita terdapat makhluk hidup dan makhluk tidak hidup. Manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk makhluk hidup. Setiap makhluk hidup mempunyai ciri-ciri tertentu. Salah satu cirinya yaitu memerlukan makanan. Selain itu, makhluk hidup juga memiliki ciri-ciri yang lain. Ciri makhluk hidup antara lain : bergerak, tumbuh, berkembangbiak, dan bernapas. Manusia, hewan, dan tumbuhan termasuk makhluk hidup. Oleh karena itu, manusia, hewan, dan tumbuhan mempunyai ciri-ciri yang sama.  
a. Makhluk Hidup Memerlukan Makanan
Makanan diperlukan untuk menjaga kesehatan tubuh. Makanan digunakan tubuh untuk
menghasilkan tenaga. Tenaga itulah yang diperlukan makhluk hidup untuk melakukan kegiatan.  Setiap makhluk hidup makanannya tertentu. Sebagai contoh makanan
manusia ada yang berasal dari tumbuhan. Ada pula makanan yang berasal dari hewan. Makanan yang berasal dari hewan dapat berupa daging, telur, maupun susu. Makanan yang berasal dari tumbuhan misalnya buah-buahan, sayur-sayuran, dan biji-bijian.

Hewan juga memerlukan makanan. Ada hewan yang makanannya berupa tumbuhan. Hewan pemakan tumbuhan misalnya kambing, sapi, kelinci, dan kerbau. Ada hewan yang makanannya berupa daging atau hewan lain. Hewan pemakan daging misalnya harimau, kucing, dan singa. Ada juga hewan yang makanannya berupa tumbuhan dan hewan lain, misalnya ayam dan tikus.

Tumbuhan juga memerlukan makanan. Namun, cara makan tumbuhan berbeda dengan manusia dan hewan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Saat membuat makanan tumbuhan memerlukan cahaya, karbon dioksida, dan air. Cahaya dapat diperoleh dari matahari. Cahaya ini ditangkap oleh klorofil yang terdapat di dalam daun. Sementara itu, karbon dioksida diperoleh dari udara bebas. Air dan garam mineral diserap oleh akar dari dalam tanah. Tumbuhan membuat makanan melalui proses fotosintesis.
b. Makhluk Hidup Bergerak
Ada dua macam gerak yaitu gerak aktif dan gerak pasif. Gerak aktif adalah gerak berpindah tempat misalnya dengan kaki, sayap dan sirip. Gerak pasif misalnya ditunjukkan oleh tumbuhan. Tumbuhan tidak dapat berpindah tempat, tetapi menggerakkan sebagian tubuhnya. Contohnya gerak daun menguncup, gerak batang menghadap cahaya, gerak akar mendekati sumber air serta gerak mekarnya bunga. Setiap makhluk hidup dapat bergerak. Setiap makhluk memiliki alat gerak tertentu.

Manusia dapat berlari dan berjalan menggunakan kaki. Manusia dapat bergerak dan berpindah tempat. Sementara itu, ada hewan yang dapat berjalan, berlari, melompat, terbang, bahkan berenang. Alat gerak hewan dapat berupa kaki, sayap, sirip, atau juga tubuh.

Tumbuhan juga bergerak, tetapi tidak dapat berpindah tempat. Tumbuhan bergerak karena pengaruh rangsang. Rangsang yang dimaksud dapat berupa air, sinar matahari, panas, atau sentuhan. Misalnya, daun putri malu mengatup jika disentuh. Daun putri malu akan membuka kembali setelah beberapa saat.
c. Makhluk Hidup Tumbuh
Setiap makhluk hidup akan mengalami pertumbuhan. Lihatlah fotomu saat masih bayi!
Bandingkan dengan tubuhmu saat ini! Tentu sangat berbeda. Saat masih bayi, tubuhmu masih kecil. Sekarang, tubuhmu sudah tumbuh menjadi besar. Berat dan tinggi badanmu juga bertambah Bertambahnya berat dan tinggi badan menunjukkan adanya pertumbuhan

Hewan juga mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan hewan ada yang dimulai dari telur, misalnya ayam. Telur ayam menetas menghasilkan anak ayam. Anak ayam itu masih kecil. Bulu-bulunya masih halus. Beberapa waktu kemudian anak ayam tumbuh menjadi besar. Bulu-bulunya semakin tebal. Akhirnya, tumbuh menjadi ayam dewasa. Kucing juga mengalami pertumbuhan. Pertumbuhan kucing dimulai dari anak kucing. Anak kucing ukuran tubuhnya masih kecil. Setelah beberapa waktu, anak kucing akan tumbuh menjadi kucing dewasa

Tumbuhan juga mengalami pertumbuhan. Misalnya, pertumbuhan pada biji kacang hijau. Pertumbuhan pada biji kacang hijau ditandai dengan bertambah tingginya batang tanaman. Selain itu, juga ditandai jumlah daun yang bertambah banyak. Perhatikan gambar berikut!
d. Makhluk Hidup Berkembang Biak
Setelah dewasa, makhluk hidup berkembang biak. Makhluk hidup berkembang biak untuk
menghasilkan keturunan. Tujuan makhluk hidup berkembang biak untuk melestarikan jenisnya. Setiap jenis makhluk hidup berkembang biak dengan cara tertentu

Hewan berkembang biak dengan bertelur atau melahirkan anak. Ayam dan itik berkembang biak dengan bertelur. Kambing dan sapi berkembang biak dengan melahirkan anak.

Tumbuhan berkembang biak dengan berbagai cara. Ada yang secara alami dan secara buatan. Tumbuhan berkembang biak secara alami dengan biji dan tunas. Secara buatan, tumbuhan dikembangbiakkan dengan setek, cangkok, dan runduk.
e. Makhluk Hidup Bernapas
Setiap makhluk hidup selalu bernapas. Makhluk hidup tidak dapat bertahan hidup jika tidak bernapas. Pada saat bernapas, makhluk hidup menghirup gas oksigen dari udara. Selanjutnya, mengembuskan gas karbon dioksida ke lingkungannya. Setiap makhluk hidup memiliki alat pernapasan. Manusia bernapas menggunakan paru-paru. Sementara itu, alat pernapasan hewan berbedabeda. Simak contoh hewan dan alat pernapasannya berikut.
1) Ikan bernapas menggunakan insang.2) Katak dewasa bernapas menggunakan paru-paru.3) Hewan menyusui seperti kucing dan kambing bernapas menggunakan paru-paru.4) Cacing bernapas menggunakan permukaan kulitnya.
Tumbuhan juga perlu bernapas. Tumbuhan bernapas melalui lubanglubang di permukaan tubuhnya. Misalnya, mulut daun dan pori-pori batang. Pori-pori batang disebut lentisel.
Dari yang paling sederhana yaitu organisme bersel tunggal sampai manusia yang kompleks, kehidupan ada di berbagai bentuk yang menakjubkan di Bumi. Biologi adalah studi tentang semua bentuk kehidupan dan semua sistem kehidupan. Dalam rangka untuk mempelajari keragaman yang luar biasa dari sistem tersebut, penting untuk mendefinisikan apa itu hidup dan tak hidup. Hidup didefinisikan oleh tidak ada karakteristik tunggal. Sebaliknya, ada sifat tertentu yang umumnya dimiliki oleh sistem kehidupan yang sistem tak hidup untuk tidak menunjukkannya. Makhluk hidup harus menunjukkan bukti semua sifat berikut, dan bukan atribut tunggal. Sebagai contoh, gula dan garam adalah kristal yang tumbuh tetapi bukan makhluk hidup.
Ciri Makhluk Hidup dan Tak Hidup
Ciri Makhluk Hidup dan Tak Hidup

Kompleks dan sangat terorganisir

Makhluk hidup adalah sesuatu kompleks dan sangat terorganisir. Makhluk tak hidup seperti tanah, air dan udara adalah campuran acak senyawa yang cukup sederhana. Organisme hidup terdiri dari bahan bangunan yang sama tetapi diatur dalam cara yang sangat spesifik dan kompleks. Bahan-bahan bangunan (atom dan molekul) yang disusun untuk membentuk sel-sel dan banyak struktur khusus yang ditemukan dalam sel. Sel kemudian diatur untuk membentuk jaringan, yang pada gilirannya membentuk sistem organ dalam organisme yang lebih besar seperti manusia.

Mendapatkan dan Menggunakan Energi

Semua makhluk hidup memiliki beberapa bentuk metabolisme. Ini berarti bahwa mereka mengambil energi dari lingkungan mereka dan mengubahnya dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Energi digunakan untuk menjaga dan menciptakan karakteristik organisasi makhluk hidup. Sumber asli dari energi untuk sebagian besar makhluk hidup di planet ini adalah matahari. Tanaman hijau mengubah energi dari matahari menjadi energi kimia dengan fotosintesis. Hewan dan organisme lain memperoleh energi mereka dari energi kimia yang disimpan oleh tanaman. Suatu bentuk metabolisme merupakan salah satu karakteristik yang paling penting dari kehidupan, karena tanpa masukan energi yang konstan sebagian besar organisme menjadi tidak teratur dan akan mati.

Homeostatis

Makhluk hidup haruslah homeostatis. Ini berarti bahwa mereka memiliki kemampuan untuk menjaga kondisi tetap sama. Sebagai contoh, manusia mempertahankan homeostasis dengan mengatur suhu tubuh konstan sekitar 98,6 derajat Fahrenheit. Meskipun tidak semua makhluk hidup mempertahankan suhu konstan, semua homeostatis dalam komposisi kimianya.

Menanggapi Rangsangan

Organisme yang berbeda menanggapi sangat beragam rangsangan. Namun, kapasitas untuk menanggapi rangsangan adalah karakteristik mendasar dan hampir universal dalam kehidupan. Respon organisme hidup dengan lingkungan mereka sering dapat dibedakan dari respon tak hidup karena makhluk hidup umumnya menanggapi dengan cara yang bermanfaat atau produktif untuk organisme.

Reproduksi

Makhluk tak hidup tidak menunjukkan kemampuan untuk memperbanyak diri dalam ukuran, bentuk dan struktur internal yang hampir identik, seperti yang dilakukan makhluk hidup. Organisme hidup membuat banyak tiruan dirinya melalui cara seperti meiosismitosis, dan reproduksi seksual dan aseksual. Keanekaragaman hayati yang sangat besar di bumi adalah hasil dari reproduksi seksual organisme hidup.

Pertumbuhan, Perkembangan dan Adaptasi

Pertumbuhan dan perkembangan merupakan perluasan langsung dari karakteristik organisasi dan kompleksitas dalam semua makhluk hidup. Makhluk hidup akan menyesuaikan dengan lingkungan di mana mereka hidup dan cara mereka berfungsi dalam lingkungan tersebut. Ini adalah produk dari adaptasi generasi dan perkembangan. Hidup tidak berarti pertumbuhan yang berkelanjutan, dan penuaan terjadi ketika organisme tidak dapat mempertahankan kemampuannya untuk memperbaiki dirinya sendiri.

Pernapasan atau Respirasi

Semua makhluk hidup bertukar gas dengan lingkungannya. Hewan mengambil oksigen dan menghembuskan karbon dioksida.

Ekskresi

Ekskresi adalah pembuangan limbah dari tubuh. Jika limbah ini dibiarkan tetap dalam tubuh bisa menjadi racun. Manusia menghasilkan limbah cair yang disebut urin. Kita juga mengeluarkan limbah ketika kita bernapas keluar. Semua makhluk hidup perlu menghilangkan limbah dari tubuh mereka.

Makhluk tak hidup

Pasir, kayu dan kaca adalah segala sesuatu yang tidak hidup. Tak satu pun dari mereka menunjukkan salah satu karakteristik yang tercantum di atas. Makhluk tak hidup dapat dibagi menjadi dua kelompok. Pertama, mereka yang tidak pernah berasal dari bagian dari makhluk hidup, seperti batu dan emas.
Kelompok kedua adalah mereka yang pernah menjadi bagian dari makhluk hidup. Batubara adalah contoh yang baik. Ini dibentuk ketika pohon mati dan tenggelam ke dalam tanah lunak. Hal ini terjadi jutaan tahun yang lalu ketika bumi ditutupi dengan hutan. Kertas adalah makluk tidak hidup tetapi juga dibuat dari pohon. Selai juga non-hidup tapi itu dibuat dari buah tanaman.

Pengertian mikroorganisme

Mikroorganisme adalah kumpulan organisme yang berbagi karakteristik yang terlihat hanya dengan mikroskop. Mereka merupakan subyek mikrobiologi. Anggota dunia mikroba sangat beragam dan termasuk bakteri, sianobakteria,  jamur, uniseluler (bersel tunggal) ganggang, protozoa, dan virus. Mayoritas mikroorganisme berkontribusi terhadap kualitas hidup manusia dengan melakukan hal-hal seperti menjaga keseimbangan unsur-unsur kimia dalam lingkungan alam, dengan memecah sisa-sisa semua yang mati, dan daur ulang karbon, nitrogen, sulfur, fosfor, dan lainnya elemen. Beberapa spesies mikroorganisme menyebabkan penyakit menular. Mereka membanjiri sistem tubuh dengan kekuatan karena jumlahnya, atau mereka menghasilkan racun kuat yang mengganggu fisiologi tubuh. Virus menimbulkan kerusakan dengan mereplikasi dalam sel jaringan, sehingga menyebabkan degenerasi jaringan.
Kebanyakan ilmuwan mengklasifikasikan makhluk hidup ke dalam salah satu dari enam kerajaan berikut.
  • Bakteri adalah mikroorganisme bersel tunggal yang tidak memiliki membran nuklir.
  • Protozoa adalah organisme bersel tunggal yang umumnya jauh lebih besar daripada bakteri. Mereka mungkin autotrophic atau heterotrofik.
  • Chromists adalah kelompok beragam organisme tumbuhan seperti dan berkisar dari sangat kecil sampai yang sangat besar. Mereka ditemukan di hampir semua lingkungan.
  • Jamur multisel dan mengandalkan pemecahan bahan organik karena mereka tidak mampu membuat makanan sendiri.
  • Tanaman multisel dan autotrophic – mereka menggunakan fotosintesis untuk menghasilkan makanan dengan menggunakan sinar matahari.
  • Hewan multisel. Mereka heterotrofik dan bergantung pada organisme lain untuk makanan.




 Yang mau reqruest silahkan komen,bebas mau apa aja!!

- Copyright © Afrizal Nugraha - Date A Live - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -